Berita Terkini

Ciputra Cancer Center Resmi Hadir di Jakarta, Harapan Baru Pasien Kanker Kini Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri

Trensehat.id – Bayangkan jika pasien kanker di Indonesia bisa memperoleh penanganan berstandar internasional tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk berobat ke luar negeri. Harapan itu kini semakin nyata. Ciputra Cancer Center resmi diluncurkan di Jakarta sebagai pusat layanan kanker terpadu yang menggabungkan teknologi modern, kolaborasi dokter spesialis internasional, hingga pendekatan pengobatan yang dipersonalisasi.

Kehadiran Ciputra Cancer Center menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan onkologi di Indonesia. Berlokasi di Ciputra Hospital CitraGarden City, Jakarta Barat, pusat layanan ini merupakan hasil kolaborasi antara Ciputra Group, Singapore Medical Group (SMG), dan Curie Oncology dari Singapura.

Peluncuran ini juga menjadi tonggak penting setelah Ciputra Cancer Center pertama di Ciputra Hospital Surabaya mulai beroperasi sejak pertengahan 2025. Dengan hadirnya fasilitas kedua ini, masyarakat di wilayah Jabodetabek dan Indonesia bagian barat kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan kanker berstandar global.

Ciputra Cancer Center Hadir dengan Standar Penanganan Kanker Internasional

Direktur Ciputra Group, Nararya Ciputra Sastrawinata, mengatakan bahwa pembukaan Ciputra Cancer Center merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat Center of Excellence di Ciputra Hospital Jakarta.

Menurutnya, seluruh layanan yang diberikan mengacu pada standar penanganan kanker multidisipliner yang telah diterapkan di Singapura.

“Kami ingin membawa standar perawatan terbaik. Karena itu layanan ini berpedoman langsung pada panduan penanganan kanker multidisipliner di Singapura. Kami mengkolaborasikan standard protocol, international tumor board, serta tenaga medis Singapura dengan tim dokter ahli di Ciputra Hospital Jakarta,” ujar Nararya.

Ia menambahkan bahwa melalui Ciputra Cancer Center, pasien Indonesia tidak lagi harus bepergian ke luar negeri hanya untuk memperoleh second opinion maupun terapi kanker sesuai standar internasional.

Salah satu keunggulan utama pusat layanan ini adalah penerapan International Tumor Board, yaitu forum kolaborasi multidisiplin yang mempertemukan dokter spesialis dari Indonesia dan Singapura untuk mendiskusikan setiap kasus pasien secara komprehensif sebelum menentukan terapi terbaik.

Pendekatan tersebut sejalan dengan rekomendasi berbagai organisasi kesehatan dunia, termasuk WHO, yang menekankan pentingnya penanganan kanker secara multidisiplin agar pasien memperoleh diagnosis dan terapi yang lebih tepat sasaran.

Kolaborasi Internasional Hadirkan Precision Medicine untuk Pasien Indonesia

Peluncuran Ciputra Cancer Center turut dihadiri CEO Singapore Medical Group, dr. Beng Teck Liang, serta Founder Curie Oncology, dr. John Chia, yang dikenal sebagai salah satu dokter spesialis onkologi medis senior di Singapura.

Menurut dr. Beng, kolaborasi ini bertujuan menghadirkan layanan precision medicine atau terapi kanker yang disesuaikan dengan karakteristik penyakit setiap pasien.

“Kolaborasi ini memadukan jaringan rumah sakit Ciputra dengan keunggulan klinis onkologi SMG dan Curie Oncology. Melalui sinergi ini kami ingin mempermudah pasien di Jakarta memperoleh terapi kanker yang presisi,” jelasnya.

Sementara itu, dr. John Chia menegaskan bahwa keberhasilan pengobatan kanker sangat dipengaruhi oleh ketepatan terapi.

“Kunci kesembuhan pasien kanker ada pada ketepatan terapi. Melalui International Tumor Board, tim ahli dari Curie Oncology, SMG, dan Ciputra Cancer Center akan memastikan setiap pasien mendapatkan pengobatan yang spesifik sesuai kondisi medisnya.”

Pendekatan pengobatan yang dipersonalisasi kini menjadi tren dalam dunia onkologi modern karena memungkinkan terapi disesuaikan berdasarkan jenis kanker, karakter genetik tumor, hingga kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.

Selain itu, pasien juga memperoleh akses terhadap pilihan obat-obatan onkologi terbaru beserta regimen terapi yang terus mengikuti perkembangan ilmu kedokteran.

Dokter Singapura Hadir Rutin dan Dukung Deteksi Dini Kanker

Direktur Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta, dr. Margaretha, menjelaskan bahwa kerja sama internasional ini tidak berhenti pada seremoni peluncuran semata.

Menurutnya, dokter spesialis dari Singapura akan hadir secara berkala untuk melakukan diskusi kasus bersama dokter subspesialis dan spesialis di Indonesia.

Selain kunjungan langsung, kolaborasi juga dilakukan melalui layanan telekonsultasi serta Multi-Disciplinary Team (MDT) Tumor Board Meeting sehingga evaluasi perkembangan pasien dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Program tersebut juga menjadi sarana transfer of knowledge, sehingga dokter Indonesia dapat terus mengikuti perkembangan terbaru dalam penanganan kanker.

Peluncuran Ciputra Cancer Center juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, yang mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu hingga muncul gejala berat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Pemeriksaan awal untuk kanker sebenarnya sangat mudah diakses, baik melalui fasilitas kesehatan pemerintah maupun pusat layanan swasta yang lengkap seperti Ciputra Cancer Center,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan berbagai rekomendasi dari Kementerian Kesehatan RI yang terus mendorong masyarakat melakukan skrining kanker secara berkala, terutama untuk kanker payudara, kanker serviks, kanker kolorektal, dan beberapa jenis kanker lain yang dapat dideteksi lebih dini.

Lokasi Ciputra Cancer Center yang berada tidak jauh dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga menjadi nilai tambah tersendiri. Posisi strategis ini memudahkan pasien dari luar kota maupun luar pulau yang membutuhkan akses pengobatan secara rutin.

Sebagai bagian dari peluncuran, Ciputra Hospital juga menggelar berbagai kegiatan edukasi, mulai dari Health Talk untuk masyarakat hingga forum ilmiah mengenai perkembangan terbaru onkologi molekular yang menghadirkan pakar dari Singapore Medical Group, Curie Oncology, serta dokter dari RS Kanker Dharmais.

Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem layanan kanker di Indonesia, sekaligus memberikan akses yang lebih luas terhadap teknologi, keahlian medis, dan terapi kanker terkini tanpa harus meninggalkan tanah air. (*)

Ade Priatna

1 Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *