Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) kembali menggelar agenda ilmiah terbesar di bidang kegawatdaruratan melalui Symposium on Emergency (SOE) 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para tenaga kesehatan untuk memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan klinis, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pelayanan gawat darurat di masa depan.
Mengusung tema “Emergency Care for the Next Decade: Innovation, Technology, and Community Preparedness”, SOE 2026 akan membahas berbagai perkembangan terbaru di bidang kedokteran emergensi, mulai dari inovasi teknologi hingga kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
Acara ini terbuka bagi dokter spesialis, dokter umum, akademisi, serta seluruh tenaga kesehatan yang memiliki perhatian terhadap pelayanan kegawatdaruratan.
BACA DI SINI: Official Website PDEI
SOE 2026 Digelar Selama Lima Hari di Jakarta
SOE 2026 akan berlangsung pada 2–6 September 2026 di Lumire Hotel, Jakarta. Selama lima hari penyelenggaraan, peserta akan mengikuti berbagai sesi ilmiah, pelatihan praktik, hingga pameran teknologi kesehatan yang dirancang untuk mendukung peningkatan kompetensi tenaga medis.
Menurut PDEI, perkembangan teknologi kesehatan, sistem pelayanan pra-rumah sakit, serta meningkatnya kompleksitas kasus kegawatdaruratan menuntut tenaga kesehatan untuk terus memperbarui kemampuan dan beradaptasi dengan berbagai inovasi terbaru.
Melalui SOE 2026, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pembaruan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memperkuat jejaring profesional dengan sesama praktisi kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.
Hadirkan Simposium, Workshop, hingga Pameran Inovasi Medis
SOE 2026 menghadirkan empat pilar utama yang dirancang secara komprehensif untuk memenuhi kebutuhan ilmiah sekaligus pengembangan organisasi.
1. Symposium
Sesi simposium akan menghadirkan para pakar nasional maupun internasional yang membahas tata laksana klinis terkini, perkembangan kebijakan kesehatan, hingga tren global dalam pelayanan emergency care.
2. Workshop Hands-On
Peserta juga dapat mengikuti pelatihan berbasis simulasi yang berfokus pada peningkatan keterampilan praktis, pengambilan keputusan cepat, serta penanganan pasien dalam situasi kritis. Karena menggunakan metode praktik langsung, kuota untuk workshop ini terbatas.
3. Emergency Innovation Expo
SOE 2026 juga akan menghadirkan pameran inovasi teknologi kesehatan yang menampilkan berbagai perangkat medis modern, sistem ambulans terbaru, hingga solusi integrasi pelayanan pra-rumah sakit yang semakin berkembang.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus memahami arah perkembangan pelayanan gawat darurat dalam beberapa tahun ke depan.
Kesempatan Memperluas Jejaring Profesional
Selain menjadi ajang pembaruan ilmu, SOE 2026 juga menjadi momentum penting bagi para tenaga kesehatan untuk memperluas jaringan profesional dan membangun kolaborasi lintas institusi.
PDEI mengajak seluruh dokter spesialis, dokter umum, akademisi, serta tenaga kesehatan yang bergerak di bidang kegawatdaruratan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Informasi terbaru mengenai pendaftaran, agenda acara, serta pembaruan lainnya dapat diakses melalui website resmi soepdei.com maupun media sosial resmi PDEI. Panitia juga menyediakan layanan informasi melalui WhatsApp di +62 812-2163-787.
Dengan menghadirkan kombinasi simposium ilmiah, pelatihan praktik, dan pameran inovasi medis, SOE 2026 diharapkan menjadi salah satu forum ilmiah terpenting bagi pengembangan pelayanan gawat darurat di Indonesia menuju satu dekade mendatang.




